Saat aku terpaku dalam keheningan waktu
Hanya segumpal penyesalan yang terlintas di otakku
Mendekat...
Dia semakin mendekat
Hingga membuatku terikat dalam jerat hangat
Menyobek seluruh bagian hatiku
Dan membuat deras air mataku mengalir di pipi
Ya Allah....
Engkau maha Pengampun Lagi maha penyayang
Ampuni lah jiwa yang kotor ini
Dan basuhi lah dengan cahaya-Mu
Rabu, 08 Agustus 2012
Rabu, 02 Mei 2012
MENUTUP MATA
Aku terbaring lemah di atas ranjang
peristirahatan
Tanganku terlipat menghimpit dari atas
perutku
Kakiku kaku dan lurus menjulur ke bawah
Kulit-kulit putihku mulai dingin dan perlahan
mengeras mengikuti waktu
Namun lantunan demi lantunan Asma-Mu
senantiasa membisik di telinga kananku
Degup jantungku pun serentak mengikuti itu
Perlahan...
Kelopak mata mengatup menutupi bola mataku
Saat itu aku menutup mataku
Meninggalkan segenap keindahan dunia nan
semu
Aku tak tau apa mata ini akan terbuka
kembali
Apa jantung ini masih dapat berdegup "dag dig dug"...
Yang aku tau, aku tidur untuk mimpiku
Mimpi yang selalu menjadi hidupku
KONTROL JIWA MU
Menetes darah
bercucuran merah
Mengaliri relung
– relung dan pori – pori nadi
Hingga mendenyut
lah seirama gendang
… dughh …dugghg
….dugg …
Itulah kerja
jantung ku
Di tiap desah dan
hembusan napas ku
Terlebih saat
kita menyatu di satu rindu
Saat perpisahan
kerana jemu
Tlah menjadi
penyesalan bagi mu
Aku tahu isi hati
mu
Aku tahu kerja
otak mu
Aku juga tahu
kuatnya otot mu
Hanya saja … aku
tak tahu
Seberapa besar
nafsu telah menguasaimu
Memang …
Mata di fungsikan
sebagai penglihatan
Baik yang tampak
dengan nyata
Maupun yang
berupa hasutan setan penggoda
Tapi, ia tak kan
dapat bekerja tanpa
Isyarat saraf
utama yang berdiam dalam otak mu
Dan ia juga bukan
pengontrol tingkah laku mu
Terlebih
pengendali nafsu duniawi mu
Yang membirahi
itu
Hanya imanlah
yang memagari mu serta
Menjaga mu dalam
kebesaran rahmat dan cinta-Nya yang Esa
Di sertai pula
ibadah dan zikrullah yang tak terbata – bata
Sepanjang masa dan di segala alam manusiaPLAYBOY CAP IKAN KAKAP
Nada demi nada
Yang mengalir sepanjang pita suara,
Menyeru penuh irama hingga ke telinga …
Berbisik dengan serak,
Terdengar nama ku di sebutnya
“ … Bang Sayang Dik … “
Hhmmn…gombal !!!
Cetus bibir ku berucap
Demi menghindar jala perangkap
Milik
si PLAYBOY Cap IKAN KAKAP
Sabtu, 28 April 2012
Ketulusan Cinta
Aku tak punya apa-apa selain kata-kata
untuk menerjemahkan tiap mimpi dan harapanmu
Aku telah melewati hidupku dengan mematuhi perintahmu
dan tak menoleh sedikit pun dari ajaranmu
Pikirkan bagaimana aku mencinta !!
Aku tak pernah lelah mengikutimu
Hatiku juga senantiasa mengagungkanmu di atas tahta
Tak sedikit pun aku merasa diperbudak
Karena kesabaran adalah temanku
yang tak pernah berperang melawanku
Aku telah mengenyahkan kesenanganku
Demi mengikuti langkahmu
Hingga kematian datang menjemputku
Karena semua ini adalah bukti ketulusan cintaku
untuk menerjemahkan tiap mimpi dan harapanmu
Aku telah melewati hidupku dengan mematuhi perintahmu
dan tak menoleh sedikit pun dari ajaranmu
Pikirkan bagaimana aku mencinta !!
Aku tak pernah lelah mengikutimu
Hatiku juga senantiasa mengagungkanmu di atas tahta
Tak sedikit pun aku merasa diperbudak
Karena kesabaran adalah temanku
yang tak pernah berperang melawanku
Aku telah mengenyahkan kesenanganku
Demi mengikuti langkahmu
Hingga kematian datang menjemputku
Karena semua ini adalah bukti ketulusan cintaku
Jumat, 27 April 2012
Ku Butuh Hatiku
Malam yang sunyi mencekam tubuhku...
Tulang-tulangku terasa rapuh dan berongga karena merindu
Merindu segumpal hati yang telah menyatu dengan nadiku
Perlahan-lahan nadi itu seakan berhenti berdetak untukku
Aku merasa tak hidup tanpa hati yang menguatkanku
Tapi...
Apa hati butuh aku untuk hidup??
Tulang-tulangku terasa rapuh dan berongga karena merindu
Merindu segumpal hati yang telah menyatu dengan nadiku
Perlahan-lahan nadi itu seakan berhenti berdetak untukku
Aku merasa tak hidup tanpa hati yang menguatkanku
Tapi...
Apa hati butuh aku untuk hidup??
Rabu, 25 April 2012
Maafkan Aku
Dalam nasehatmu...
Aku melihat cinta
Cinta yang begitu tulus hanya untukku
Tak lekang waktu
Tak pudar oleh usia
Engkau selalu tau seluk beluk otakku
Selalu hafal tiap ruang di hatiku
Hingga membuat aku umpama Ratu dalam hidupmu
Namun...
Pandanganku terkadang kabur melihat itu
Membuat aku sering melimpahkan salah padamu
Tak pernah bercermin melihat kurangnya diriku
Maafkan aku
Ampuni aku raja hatiku
Sungguh...
Lekat erat hati ini padamu
Melebihi dalamnya samudera cinta ini untukmu
Aku melihat cinta
Cinta yang begitu tulus hanya untukku
Tak lekang waktu
Tak pudar oleh usia
Engkau selalu tau seluk beluk otakku
Selalu hafal tiap ruang di hatiku
Hingga membuat aku umpama Ratu dalam hidupmu
Namun...
Pandanganku terkadang kabur melihat itu
Membuat aku sering melimpahkan salah padamu
Tak pernah bercermin melihat kurangnya diriku
Maafkan aku
![]() |
Sungguh...
Lekat erat hati ini padamu
Melebihi dalamnya samudera cinta ini untukmu
Menghias Pelangi
Tik...Tik...Tik...
Air hujan berjatuhan membasahi lamanku...
Iramanya sendu seperti hatiku pagi ini...
Tidak berwarna putih...
Tak juga berwarna hitam...
Mungkin itu putih abu-abu...
Perlahan aku mencoba menggoreskan tinta warna di situ...
Berharap indah seperti pelangi yang hadir menghiasi langit...
Namun ada satu warna yang kurang dari goresan itu
Warna merah yang saat ini ada padamu
Sebagai lambang cinta yang memadu dua hati
hatiku dan hatimu
Kini...
Dapatkah aku meminta warna itu walau sedikit?
Biar ku lengkapi indahnya pelangi
Untuk menghiasi ruang cinta kita...
Air hujan berjatuhan membasahi lamanku...
Iramanya sendu seperti hatiku pagi ini...
Tidak berwarna putih...
Tak juga berwarna hitam...
Mungkin itu putih abu-abu...
Perlahan aku mencoba menggoreskan tinta warna di situ...
Berharap indah seperti pelangi yang hadir menghiasi langit...
Namun ada satu warna yang kurang dari goresan itu
Warna merah yang saat ini ada padamu
Sebagai lambang cinta yang memadu dua hati
hatiku dan hatimu
Kini...
Dapatkah aku meminta warna itu walau sedikit?
Biar ku lengkapi indahnya pelangi
Untuk menghiasi ruang cinta kita...
Selasa, 24 April 2012
Secercah Sinar
Secercah sinar ku harapkan datang malam ini...
Sinar yang senantiasa menerangi tiap langkah kecilku...
Namun sepertinya malam tlah mengambilnya dariku...
Hingga begitu gelap dan suram pandangan tampak padaku...
Tertatih-tatih aku berjalan tak jelas arah...
Akankah sinar itu kembali??
Kembali menerangi tiap langkahku...
Tanpa sedikit pun pamrih...
Sinar yang senantiasa menerangi tiap langkah kecilku...
Namun sepertinya malam tlah mengambilnya dariku...
Hingga begitu gelap dan suram pandangan tampak padaku...
Tertatih-tatih aku berjalan tak jelas arah...
Akankah sinar itu kembali??
Kembali menerangi tiap langkahku...
Tanpa sedikit pun pamrih...
Senin, 16 April 2012
Curahan Hati Seorang Pecinta

aQ ingin berlari ke ujung dunia... Namun tak kunjung tiba... aQ dapat melihat langit... Namun saat ini tak dapat menggapainya... Mengapa Semua begitu sulit?? Apa aQ harus mencari alasannya?? Tapi... Bukankah dalam cinta tak ada alasan untuk memberi... Tak ada alasan untuk berbagi... tak ada alasan untuk menerima... Karena cinta begitu murni melebihi sinar mentari... Yang tak pernah berpikir untuk apa menyinari bumi...
Langganan:
Komentar (Atom)






