Ketika ortu bercerai
Mama dan papa berpisah
Bukan berarti dunia kita runtuh!
Papa dan mama bertengkar terus, betapa menyakitkan hati melihatnya. Saat mereka menetapkan untuk berpisah, kita harus yakin bahwa ‘it’s not the end of the world’! sedih dan hancur, itu sudah pasti. Tapi kita harus tetap kuat untuk mereka. Peganglah lima hal ini jika ortu kita ingin bercerai…
itu bukan salah kita!
Perceraian terjadi karena adanya masalah di antara orang tua kita. Masalahnya juga macam - macam dan kadang terlalu rumit untuk kita mengerti. Namun yang pasti, mereka sudah merasa nggak saling cocok untuk hidup bersama dalam satu atap lagi. Percayalah, apapun yang terjadi, masalah di antara mereka, penyebabnya sama sekali bukan karena kita anak nakal atau kurang bisa menyenangkan hati mereka. Justru keputusan yang mereka buat ini adalah untuk kebaikan semua anggota keluarga, termasuk juga kita, anaknya.
Mereka masih sayang kita, apa adanya
Ragu? Coba tanya sendiri sama mereka. Mereka pasti bilang begitu. Mungkin mereka tampak senewen dan sibuk menghadapi perceraian ini sehingga terkesan menelantarkan kita, tapi nggak begitu kok kenyataannya. Keputusan mereka untuk berpisah pasti juga karena mereka sayang pada kita, dan nggak mau kita tumbuh besar dengan orang tua yang rajin bertengkar dan tampak saling membenci.
Kita boleh bertanya
Orang tua seringkali memilih untuk merahasiakan ketidakharmonisan mereka karena nggak ingin membebani kita. Sayangnya, sepintar – pintarnya mereka menutup - nutupi, sebagai anak, sebagai anak kita juga merasakan ada yang tidak beres di antara mereka. Pilih waktu yang tepat untuk berbicara dengan salah seorang di antara mereka, dan tanyakan apa yang sebenarnya terjadi. Apakah mereka hanya berpisah untuk sementara atau bercerai untuk selamanya? Kenapa? Perubahan apa saja yang akan terjadi dengan perpisahan itu? Apa yang harus kita katakan kalau ada yang menanyakan keadaan mereka? Dan semua pertanyaan yang ada di kepala kita.
Jangan cuma di pendam!
Kebingungan, ketakutan dan kesedihan yang kita simpan sendiri cuma akan membusuk dan membuat emosi kita malah labil. Coba deh, curhat sama orang – orang yang bisa kita percaya dan cukup bijaksana, seperti orang tua, kakek, nenek, om, tante, kakak, adik, guru atau teman baik kita. Dengan begitu, sedikit demi sedikit kita akan merasakan beban yang selama ini kita tahan lebih terasa ringan. Kita yang kurang komunikatif dalam berbicara lisan juga bisa menggunakan media lain, seperti dengan menulis atau menggambar yang hasilnya kemudian kita tunjukkan pada mereka.
Kita nggak sendiri
Walaupun nggak ada anak yang ingin orangtuanya bercerai, kenyataannya sekarang ini banyak pasangan yang memutuskan untuk berpisah, dan otomatis menambah jumlah anak dengan ortu yang tinggal beda rumah. Jadi bukan cuma kita di dunia ini yang nerasakan hal yang sama. Berhenti tenggelam dalam kesedihan atau melarikan diri ke hal-hal yang nggak jelas, perbanyak kegiatan, perluas pergaulan, dan tunjukkin pada diri kita sendiri dan semua orang, kalau kita bisa jadi ‘seseorang’ yang berguna!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar